Kehamilan merupakan sebuah momen yang dinanti-nantikan oleh setiap wanita yang telah menikah. Saking dinanti-nantikannya, tidaklah aneh kaum wanita akan menjadi ekstra perhatian dalam menjaga kondisi kehamilannya, sehingga banyak pantangan-pantangan dan aturan yang harus diikuti demi kesehatan si calon bayi.

Bagaimana dengan aktifitas melaukan spa? Apakah harus berpantangan juga? Apalagi para wanita biasanya sangat suka melakukan ini sebelum hamil karena banyak manfaatnya, mulai dari mengatasi jerawat yang tak kunjung sembuh hingga memberikan rasa rileks di pikiran.

Ini Dia Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Spa Ketika Sedang Hamil
Ini Dia Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Spa Ketika Sedang Hamil

Apakah spa untuk ibu hamil itu aman? Dan jika iya, adakah tips untuk sang calon bunda yang ingin melakukan spa? Untuk menjawab semua pertanyaan itu, yuk, langsung simak artikel yang satu ini!

Jaga Suhu Tubuh Tetap Dingin

Ada beberapa perawatan spa yang seringkali melibatkan kondisi suhu tubuh, seperti perawatan spa dan jacuzzi. Perawatan yang mampu meningkatkan suhu panas tubuh adalah kegiatan yang dilarang dan tidak diperbolehkan dilakukan oleh ibu hamil.

Sebuah studi menunjukkan, jika  sedang berada dalam keadaan hamil muda (empat-enam minggu pertama) peningkatan suhu panas di tubuh dapat meningkatkan resiko keguguran ibu hamil. Nah, jika Spa yang sering  lakukan juga termasuk melakukan kegiatan meningkatkan panas suhu tubuh, sangat disarankan tidak boleh  lakukan, ya.

Pijatan

Pijatan adalah salah satu kegiatan spa yang dapat menenangkan dan juga merelaksasi tubuh. Namun, untuk  yang sedang dalam keadaan hamil sangat penting untukmu agar memberitahukan pada terapi sejauh mana kekuatan pijatan yang  butuhkan. Penting bagumi untuk mengkomunikasikan bila tekanan pijatan yang diberikan terlalu kencang atau membuatmu merasa sakit.

Selain itu, bila tekhnik pijatan refleksi adalah bagian dari perawatan, maka terapis akan menghindari titik pada pergelangan kaki dan tangan, sebab hal ini akan dapat berakibat kram untuk ibu hamil.

Berbaring di atas perut selama pemijatan juga dapat dianggap sebagai hal aman untuk dilakukan selama  merasa nyaman. Akan tetapi, berbaring dengan posisi telentang pada usia kehamilan bulan ke lima akan dapat menyebabkan tekanan darah tubuh dan membuat  merasa lemah.

Hal ini dikarenakan berat dari rahim pada vena cava, yakni vena besar yang membawa darah dari tubuh sampai ke bagian jantung. Kebanyakan terapis akan menggunakan bantal dan posisi berbaring ke samping untuk mengakomodasi posisimu.

Perhatikan Sensitifitas Kulit


Hal lain yang perlu diperhatikan sewaktu melakukan perawatan di spa adalah dengan memperhatikan bahwa selama kehamilan, kulit akan menjadi lebih sensitif terhadap segala hal. Penyebab kulit sensitif bisa beragam, dan bisa jadi sudah ada sejak sebelum kehamilan. Misalnya adalah alergi, penyakit kulit tertentu, pernah menggunakan obat KB darurat, atau produk skincare tertentu yang tidak cocok.

Untuk itu, sebaiknya  melewatkan perawatan yang menggunakan scrub dan juga beberapa prosedur tertentu, seperti pengelupasan kulit dengan menggunakan mikrodermabrasi dan zat kimia lainnya, guna menghindari terjadinya iritasi pada kulit. Selain beberapa hal tersebut, perawatan facial lembut pada bagian wajah tidak akan bermasalah untukmu.

Akan tetapi, segala lotion dan ramuan yang akan digunakan selama perawatan spa, sebaiknya mintalah atau sarankan petugas spa untuk melakukan uji coba terlebih dahulu guna memastikan bahwa produk yang digunakan aman untuk kulitmu. Untuk mencoba produk ini area kulit yang lebih sensitif biasanya dibagian leher atau dibagian kulit tangan.

Bila setelah dilakukan percobaan tidak terjadi hal apapun pada kulitmu, maka kamu bisa melanjutkan perawatannya.

Nah, bagaimana nih? Walaupun sedang mengandung si kecil menambah pengetahuan agar si kecil tumbuh baik merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan ya. Jangan sampai ketidaktahuan justru membuatmu menelan pil pahit di kemudian hari.